Senin, 17 November 2014

Tnaman Herbal




2013       

                             

                   SAMBILOTO & TEMULAWAK




[    MAKALAH TANAMAN            HERBAL]
Tanaman herbal merupakan tanaman yang mempunyai  zat-zat yang terkandung didalamnya  serta mempunyai banyak khasiat untuk dijadikan sebagai obat herbal, diantara contohnya yaitu sambiloto & temulawaK. Kedua tanaman ini sangat banyak sekali khasiat dan manfaatnya. Dalam makalah ini akan dijelaskan manfaat dari kedua jenis tanaman tersebut.









  
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah yang telah memberikan Rahmat dan karunia-Nya sehingga Kami telah menyelesaikan makalah tanaman herbal ini. Tujuan dari pembuatan Makalah ini yaitu untuk memenuhi tugas yang telah diberikan oleh dosen, sekaligus menambah wawasan bagi Kami dan para pembaca tentang manfaat tanaman yang telah Allah ciptakan sehingga bisa dijadikan pengobatan herbal. Diantara tanaman herbal yang dibahas dalam makalah ini adalah tanaman Sambiloto & Temulawak yang mana kedua tanaman ini sangat banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan, dan masih banyak lagi tanaman herbal lainnya yang mempunyai manfaat yang begitu banyak.
Demikianlah Makalah tanaman Herbal ini Kami buat mudah-mudahan menambah wawasan keilmuan kita tentang tanaman herbal. Akhirnya kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk perbaikan makalah ini.







Depok, 27 September 2013


      (      ARWIN      )




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................1
BAB II ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DALAM SAMBILOTO..........................................................................................................2
BAB III ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DALAM TEMULAWAK........................................................................................................3
1.    Kandungan, manfaat dan Khasiat Temulawak......................................................3
2.    Kandungan Temulawak.........................................................................................3
BAB IV MANFAAT DAN KHASIAT DARI SAMBILOTO...................................................4
1.    Cara Pemakaian daun Sambiloto.........................................................................5
2.    Manfaat daun Sambiloto untuk kesehatan dan tata cara pemakaiannya............5
3.    Khasiat daun Sambiloto........................................................................................6
BAB V MANFAAT DAN KHASIAT TEMULAWAK............................................................7
·         Manfaat dan Khasiat temulawak bagi kesehatan..................................................7
1.    Penambah nafsu makan..................................................................................7
2.    Mengobati sakit maag......................................................................................8
3.    Menjaga kesehatan organ hati.........................................................................8
4.    Memperbanyak produksi ASI...........................................................................9
5.    Menghilangkan jerawat....................................................................................9
6.    Mengatasi gangguan ginjal..............................................................................9
7.    Pengobatan penyakit hepatitis B.....................................................................10
·         Khasiat temulawak yang teruji secara klinis..........................................................11









BAB I
 PENDAHULUAN

SAMBILOTO adalah sejenis tanaman herbal dari famili Acanthaceae, yang berasal dari India dan Sri Lanka. Sambiloto juga dapat dijumpai di daerah lainnya, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, serta beberapa tempat di benua Amerika. Genus Andrographis memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang berkhasiat medis, salah satunya adalah Andrographis paniculata (sambiloto).
Daun sambiloto banyak mengandung senyawa Andrographolide, yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911. Andrographolide memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol.
Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim metabolik tertentu. Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis. Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan India kuno yang mencantumkan sambiloto sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut dengan nama Kalmegh pada Ayurveda. Selain berkhasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya, yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent kinase 4).
Adapun TEMULAWAK yang termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia. Namun demikian Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m.
Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri daun menguning seperti mau mati.
Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas. temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal.
Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh.






BAB II
ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DALAM SAMBILOTO

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan zat yang berguna bagi kesehatan manusia. Diantaranya laktone dari cabang dan daun berupa deoxy andrographolide, neoandrographolide, 14 deoxy-11, 12 didehydroandrographolide dan hormoandrographolide. Flavonoid dari akar berupa polymethoxyflavone, andrographin, panicolin, mono-o-methilwhithin dan apigenin-7, 4-dimethyl ether, alkane, ketone, aldehyde, kalium, kalsium, natrium, dan asam kersik. Andro grapholida sekurang-kurangnya 1%, kalmegin, zat amorf dan hablur kuning, pahit sampai sangat pahit. 

Berdasarkan berbagai literature hasil penelitian dan pengalaman dari berbagai daerah dan Negara, tumbuhan ini dapat mengobati penyakit typus abdominalis, disentri basiler, diare, flu, sakit kepala, demam, panas, radang paru, radang saluran napas, TBC par, batuk rejan, darah tinggi, infeksi mulut, amandel, radang tenggorokan, kencing manis, kencing nanah (gonorrhoea), kolesterol dan asam urat, demam. 



















BAB III
ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DALAM TEMULAWAK

·         Kandungan,Manfaat dan Khasiat Temulawak

Pernahkah anda meminum jamu?? tahukah anda bahwa salah satu bahan yang digunakan untuk membuat jamu adalah Temulawak.Temu lawak (Curcumaxanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan Zingiberaceae. Tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Tanaman beraroma tajam dengan rasa pahit dan agak sedikit pedas ini sangat banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, tidak salah jika penjual jamu menjadikan tanaman ini sebagai primadona jualannya. bagian yang biasa dimanfaatkan untuk pembuatan jamu godok adalah rimpang temu lawak. Rimpang ini mengandung 48-59,64 % zat tepung, 1,6-2,2 % kurkumin dan 1,48-1,63 % minyak asiri dan dipercaya dapat meningkatkan kerja ginjal serta anti inflamasi. Manfaat lain dari rimpang tanaman ini adalah sebagai obatjerawat, meningkatkan nafsu makan, anti kolesterol, antiinflamasi, anemia, antioksidan, pencegah kanker, dan antimikroba. Untuk lebih jelasnya simak penjabaran berikut :


·         Kandungan Temulawak

           Temulawak terdiri dari fraksi pati, kurkuminoid dan minyak asiri (3-12 %). Fraksi Pati merupakan kandungan terbesar, jumlah bervariasi antara 48-54% tergantung dari ketinggian tempat tumbuh. Makin tinggi tempat tumbuh maka kadar patinya semakin rendah dan kadar minyaknya semakin tinggi.

1.
Pati temulawak terdiri dari abu, protein, lemak, karbohidrat, serat kasar, kurkuminoid, kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, mangan dan kadnium. Pati  rimpang temulawak dapat dikembangkan sebagai sumber karbohidrat, yang digunakan untuk bahan makanan atau campuran bahan makanan.

2.
Fraksi kurkuminoid mempunyai aroma khas, tidak toksik, terdiri dari kurkumin yang     mempunyai aktivitas antiradang dan desmetoksikurkumin.

3. Minyak asiri berupa cairan berwarna kuning atau kuning jingga, berbau aromatik tajam. Komposisinya tergantung pada umur rimpang, tempat tumbuh, teknik isolasi, teknik analisis, perbedaan klon varietas dan sebagainya.







BAB IV
MANFAAT DAN KHASIAT DARI SAMBILOTO

Manfaat Sambiloto dan segala Khasiat Daun Sambiloto
Sambiloto (Andrographis paniculata)
adalah sejenis tanaman herba dari famili Acanthaceae, yang berasal dari India dan Sri Lanka. Sambiloto juga dapat dijumpai di daerah lainnya, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, serta beberapa tempat di benua Amerika. tumbuhan sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter.

Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.

Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: 
  • sambilata (Melayu); 
  • ampadu tanah (Sumatera Barat); 
  • sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); 
  • ki oray (Sunda); 
  • pepaitan (Madura), 
  • nama asingnya Chuan xin lien.
Genus Andrographis memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang berkhasiat medis, salah satunya adalah Andrographis paniculata (sambiloto). Daun sambiloto banyak mengandung senyawa Andrographolide, yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911.

Andrographolide memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim metabolik tertentu. Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis.

tumbuhan Sambiloto
Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan India kuno yang mencantumkan sambiloto sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut dengan nama Kalmegh pada Ayurveda.

Selain Manfaat dan Khasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya, yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent kinase 4).

Manfaat duan sambiloto dapat mengatasi hepatitis, infeksi saluran empedu,disentri basiler, tifoid, diare, influenza, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi,demam, malaria,kencing nanah (gonore), kencing manis (DM), TB paru, skrofuloderma, batuk rej an (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus hansen = lepra), leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker: penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.
Cara Pemakaian Daun Sambiloto :
  • keringkan terlebih dahulu daun sambiloto sebanyak 10-20g, bisa direbus atau digiling hingga halus lalu diseduh, minum 3-4 kali sehari atau 4-6 tablet apabila serbuk yang halus tadi dimasukan ke dalam kapsul.
  • untuk mengobati kanker digunakan cairan infus, injeksi, atau tablet.
  • Untuk pemakaian luar, daun segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus dan dibubuhkan ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, atau bisul.
Manfaat Daun Sambiloto Untuk Kesehatan Dan Tata Cara Pemakaiannya:
  1. Tifoid. Daun sambiloto segar sebanyak 10 – 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari
  2. Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.
  3. Disentri Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 – 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.
  4. Influenza, sakit kepala, demam Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 – 4 kali sehari.
  5. Demam Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.
  6. TB paru Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 – 3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.
  7. Batuk rejan (pertusis), darah tinggi Daun sambiloto segar sebanyak 5 – 7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.
  8. Radang paru, radang mulut, tonsilitis Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.
  9. Faringitis Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.
  10. Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi Herba sambiloto segar sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.
  11. Kencing manis Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.
  12. Tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga air rebusan yang tersisa di perkirakan tinggal 1 gelas lalu diminum air rebusannya.
  13. Radang tenggorokan dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus dengan 2-3 gelas air sampai mendidih hingga air rebusan yang tersisa di perkirakan tinggal 1 gelas lalu diminum air rebusannya. Bila ada dapat di tambahkan dengan 3-5 lembar daun sirih merah.
  14. Gigitan ular berbisa atau sengatanbinatang berbisa lainnya, Daun sambiloto dikunyah, airnya di telan dan sisanya di tempelkan pada luka terkena
  15. obat malaria. genggam daun sambilito direbus dengan 4 cangkir air sampai airnya tinggal separuh diminum setengah gelas 3 kali sehari. 
Khasiat daun sambiloto

Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) adalah termasuk jenis tumbuhan dari keluarga Acanthaceae, dan termasuk jenis tumbuhan liar yang biasanya tumbuh dikebun terbuka, atau ditepi sungai.
Namun kini dengan semakin majunya perkembangan ilmu dan teknologi, khususnya dibidang kesehatan sambiloto tidak lagi menjadi hanya sebagai tanaman liar yang tidak bermanfaat, melainkan sudah menjadi salah satu jenis tanaman herbal yang ber
khasiat dan kaya akan manfaat, dan telah banyak diolah menjadi obat herbal.
Tanaman herbal sambiloto umumnya dimanfaatkan adalah daunnya, dan diantara khasiat daun sambiloto adalah untuk mengobati radang sifilis dan demam, berikut ini adalah cara mengolah dan mengkonsumsinya.
  1. Redam sifilis
    • Ambil daun sambiloto 50 gram
    • Kumis kucing 50 gram
    • Induknya temulawak 50 gram
Cara mengolah dan mengkonsumsinya : Ketiga bahan ramuan tersebut kita cuci sampai bersih, selanjutnya kita rebus dengan 1 liter air, hingga airnya berkurang berkurang menjadi setengahnya. Minum air ramuan tersebut 4 kali sehari dengan dosis sekali minum dua cangkir.
  1. Demam
    • Ambil segenggam daun sambiloto yang masih segar
    • Tumbuk sampai halus
    • Tambahkan dengan ½ Cangkir air bersih
    • Aduk-aduk supaya rata, kemudian saring ambil airnya
    • Minum air ramuan tersebut sekaligus
BAB V
MANFAAT DAN KHASIAT DARI TEMULAWAK
Manfaat dan Khasiat Temulawak bagi Kesehatan
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) adalah tumbuhan asli dari Asia Tenggara yang memiliki ciri khusus yaitu batangnya yang menyatu dengan pelepah daun. Temulawak sendiri tergolong kedalam salah satu jenis tumbuhan umbi-umbian yang banyak tumbuh secara liar di pekarangan rumah. Sebagai tumbuhan obat atau apotik hidup, temulawak menyimpan banyak sekali manfaat yang terutama terkandung dalam umbi atau rimpangnya yang terpendam dalam tanah.
Di Indonesia, umbi temulawak biasanya dimanfaatkan sebagai bahan jamu herbal yang memiliki banyak khasiat. Umbi temulawak sendiri memiliki beragam kandungan nutrisi dan senyawa kimia herbal seperti karbohidrat, minyak atsiri, kurkumin, serta beberapa kandungan mineral kompleks lainnya. Dengan berbagai kandungan nutrisi dan senyawa kimia tersebut, temulawak memiliki beberapa fungsi bagi tubuh kita, diantaranya sebagai anti inflamasi (anti radang), hepototoksik (anti keracunan empedu), fungistatik (anti jamur), serta sebagai bakteriostatik (anti mikroba berbahaya).

Berikut telah kami sajikan beberapa manfaat temulawak bagi kesehatan.
1. Penambah Nafsu Makan

Kandungan minyak atsiri dalam temulawak ternyata memberikan efek karminativum, sehingga mengkonsumsi temulawak dapat berguna untuk meningkatkan nafsu makan. Inilah alasan mengapa temulawak sangat dianjurkan untuk dikonsumsi anak-anak.
Cara Pengolahan:
  • Siapkan 25 gram temulawak, 10 gram asam jawa, dan gula merah secukupnya.
  • Cuci temulawak hingga bersih dan kupas kulitnya.
  • Memarkan temulawak hingga pecah (jangan tumbuk sampai halus).
  • Masukan temulawak yang sudah dihancurkan tadi bersama dua bahan lainnya ke dalam panci bersama 600 ml air putih.
  • Rebus kesemua bahan tadi hingga air rebusannya tinggal tersisa sekitar setengahnya saja.
  • Tunggu sampai dingin, saring, lalu minum secara teratur.




2. Mengobati Sakit Maag

Kandungan serbuk rimpang ternyata mempunyai khasiat untuk memperbaiki dan menetralkan produksi asam lambung. Bahkan maag akut sekalipun akan berangsur-angsur sembuh jika kita telaten meminum air sari temulawak.
Cara Pengolahan:
  • Siapkan satu rimpang temulawak.
  • Cuci sampai bersih lalu kelupas kulitnya.
  • Iris temulawak tipis-tipis.
  • Rebus dengan 5 gelas air putih.
  • Tunggu sampai mendidih.
  • Minum teh temulawak ini secara teratur paling tidak satu gelas per hari.
  • Anda juga bisa menambahkan madu secukupnya pada teh temulawak yang sudah dingin.

3. Menjaga Kesehatan Organ Hati

Rimpang temulawak memiliki efek hepatoprotektor yaitu sebagai detoksin (anti racun) pada organ hati manusia.
Cara Pengolahan:
  • Siapkan 15-20 gram temulawak.
  • Cuci hingga bersih lalu parut sampai halus.
  • Campurkan sedikit air dalam ampas temulawak.
  • Peras ampas temulawak sampai keluar air sarinya.
  • Tambahkan 400 ml air putih.
  • Rebus air sari temulawak hingga mendidih.
  • Tunggu sampai dingin dan minum sehari satu kali.



4. Memperbanyak Produksi ASI

Cara Pengolahan:
  • Siapkan 7-10 jari temulawak dan tepung sagu secukupnya.
  • Cuci temulawak sampai bersih lalu kelupas kulitnya.
  • Parut temulawak sampai benar-benar halus.
  • Campur sari temulawak ini dengan tepung sagu.
  • Tunangkan air panas secukupnya lalu aduk hingga menjadi bubur.
  • Konsumsi bubur temulawak ini secara rutin (anda juga bisa menambahkannya dengan gula merah sesuai selera).

5. Menghilangkan Jerawat

Cara Pengolahan:
  • Siapkan satu jari rimpang temulawak.
  • Cuci temulawak sampai bersih lalu memarkan.
  • Rebus dalam 4 gelas air putih.
  • Tunggu hingga mendidih sampai air rebusan tinggal tersesa setengahnya.
  • Tunggu sampai dingin dan minum dua kali sehari satu gelas.

6. Mengatasi Gangguan Ginjal

Cara Pengolahan:
  • Siapkan 2 rimpang temulawak, satu genggam daun kumis kucing yang masih segar, 1 genggam daun kacabeling (meniran) segar, dan gula merah (gula jawa) secukupnya.
  • Cuci semua bahan kecuali gula merah sampai bersih.
  • Kupas rimpang temulawak lalu iris tipis-tipis.
  • Masukkan semua bahan dalam panci.
  • Rebus semua bahan dalam 1 liter air.
  • Tunggu hingga air mendidih sampai air yang tersisa tinggal setengahnya saja.
  • Saring air rebusan dari ampasnya.
  • Tunggu sampai dingin dan minum satu gelas sehari.

7. Pengobatan Penyakit Hepatitis B

Cara Pengolahan:
  • Siapkan 10 gram rimpang temulawak, 7 gram kunyit, 10 gram daun sambiloto kering, dan 40 gram alang-alang.
  • Cuci semua bahan tadi sampai bersih.
  • Memarkan temulawak dan kunyit, lalu rebus dalam 1 liter air bersama daun sambiloto dan alang-alang.
  • Tunggu sampai mendidih dan hanya menyisakan setengah bagian airnya saja.
  • Tunggu sampai kering, saring, lalu minum 2 kali sehari 1/2 gelas.
  • Anda juga bisa menambahkan maduatau gula merah untuk menghilangkan rasa pahit. Disarankan untuk menambahkan madu saat minuman sudah dingin.













Berikut beberapa khasiat temulawak yang telah teruji secara klinis :
  1. Sebagai detox alami untuk liver atau hati.
  2. Sebagai antiseptik dan antibakteri alami terutama berguna untuk mengobati luka bakar.
  3. Karena khasiatnya sebagai anti-peradangan alami, dapat mengatasi gejala peradangan sendi (rematik) & serangan asam urat.
  4. Meningkatkan kualitas juga jumlah ASI.
  5. Penawar rasa sakit alami, terutama ketika masa menstruasi pada wanita.
  6. Dapat membantu kontrol metabolisme lemak dalam tubuh dan kadar kolesterol.
  7. Memperbaiki metabolisme sistem pencernaan tubuh.
  8. Meningkatkan vitalitas tubuh.
  9. Khasiat temulawak lainnya adalah sebagai pengencer darah dapat membantu mencegah serangan jantung atau stroke
  10. Kandungan xanthorrhizolnya dapat berfungsi sebagai anti kariogenik yaitu pencegah berkembangnya bakteri perusak gigi.
  11. Mengatasi maag, sakit kepala, masuk angin, sembelit juga jerawat di wajah.
  12. Minyak atsirinya mampu meningkatkan produksi cairan empedu dan menekan terjadinya pembengkakan dalam jaringan tubuh.
  13. Dipercaya sebagai penambah nafsu makan untuk segala usia.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar