Renungan Diri
Detik demi detik telah berlalu
Hari demi hari silih berganti
Umur selalu bertambah
Namun tak tahu sampai di angka berapa
Akankah perjalanan hidup ini berjalan mulus?
Akankah kita tahu penghujung hayat kita?
Dengan demikian kita musti meminta kepada sang khalik
Agar semua ini berjalan lancar
Sob, dunia hanyalah sementara, maka jangan jadikan dunia ini tujuan utama kita
Akan tetapi Akhirat lah tempat selamanya kita di bangkitkan, oleh karenanya kejarlah ia semaksimal mungkin
Sob, Harta mewah: kendaraan, rumah hanyalah titipan sementara
Amal kebaikan lah yang menemani kita di alam kubur kelak
________
Siapa diantara kita yang tidak akan di timpa oleh kematian.....
Ia tidak memiliki teman, jika ia datang...
Maka berakhirlah segala sesuatu
Ia tidak memiliki tempat...
Seluruh Alam ini adalah tempatnya..
Kita tidak akan bisa berlari ataupun bersembunyi, walau berada di benteng yang amat kokoh
Ia tidak memiliki waktu..
Ia terus bekerja sepanjang hari..
Sepanjang masa..
Ia tidak menunggu seorang pun..
Akan tetapi kita semua yang menunggunya..
Ia adalah penghancur angan, penghancur keinginan, penghancur impian..
Ia adalah akhir fase pertama manusia
Ia adalah KAMATIAN
Hiduplah sesukamu hati mu!
Tumpahkan dan hamburan kesenangan demi kesenangan untuk memuaskan nafsumu
Katakan semaumu tentang Islam,orang- orang Sholeh, ketaatan dan kebaikan!
Bergembiralah dan tertawalah sepuas-puasnya kepada dunia!
KELAK PADA AKHIRNYA ENGKAU JUGA AKAN MEREGANG DITENGAH SAKARATUL MAUT...
DAN ENTAH KAPAN ITU PASTI AKAN MENIMPAMU..
LALU ENGKAU MATI..
Saat itu malaikat maut tepat berada di atas kepalamu
Hatimu bergetar...
Nyawamu meregang..
Mulutmu terkunci..
Anggota badanmu melemas..
Lehermu berkeringat..
Matamu terbelalak..
Pintu taubat sudah ditutup..
Orang-orang di sekitarmu menangis..
Sedangkan kamu sendiri mengerang melawan sakit..
Lalu nyawamu diangkat ke langit..
Sebelum semua itu terjadi, sebelum semuanya terlambat
Selamatkan lah dirimu
°°°~~°°°